SPIRIT BERQURBAN, TINGKATKAN KETAQWAAN DAN UKHUWAH ISLAMIYAH
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah dikenal dengan gerakan
dakwah sosial masyarakat. Tahun ini PC. IMM Sidoarjo telah melaksanakan salah
satu kegiatan sosial masyarakat yang berlandaskan keislaman yaitu Dakwah
Terpadu “Idul Adha” yang mana kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari Selasa
- Rabu, 22-23 September 2015 M atau bertepatan pada tanggal 9 – 10 Dzulhizah
1436 H yang berlokasi di Pimpinan Cabang Muhammadiyah Jabon Dusun Karomba Desa
Kedungcangkring Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo. Dakwah Terpadu yang
diselenggarakan IMM Sidoarjo setiap tahunnya ini adalah gerakan yang dilakukan
dalam rangka untuk mensyiarkan agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW,
kemudian untuk memperingati sejarah besar nabi dalam ketaatan dan ketaqwaannya
kepada Allah SWT selama hidup di dunia ini. IMM dengan gerakan sosialnya sangat
konsisten dalam mendukung Muhammadiyah melakukan perjuangannya untuk
mengupayakan masyarakat islam yang sebenar-benarnya, hal ini dibuktikan dengan
adanya kegiatan sholat aidiladha yang terkadang selisih dengan yang lain, namun
IMM tetap mendukung keputusan Muhammadiyah dan selalu mengawal apa yang sudah
menjadi kebenaran untuk dapat dibudayakan oleh masyarakat, sehingga masyarakat
dapat mengetahui dan memahami islam secara kaffah
tanpa pengaruh intervensi oleh kelompok-kelompok lain yang belum tentu benar.
Dakwah Terpadu Idul Adha dengan tema “Spirit Berqurban, Tingkatkan Ketaqwaan dan Ukhuwah Islamiyah” tahun
ini dilaksanakan di Dusun Karomba Desa Kedungcangkring Kecamatan Jabon
Kabupaten Sidoarjo dengan alasan karena sangat sedikitnya warga Muhammadiyah di
daerah tersebut, tidak terdapat Pimpinan Ranting Muhammadiyah, melainkan
langsung diurus oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kecamatan Jabon. Pengurus
dari PCM Jabon kondisinya juga memprihatinkan, “Hanya ada 21 warga Muhammadiyah
di daerah tersebut yang didominasi oleh sebagian besar orang-orang yang sudah
tua” kata Bpk. Hamid selaku Ketua PCM Jabon. Daerah tersebut terkenal sangat
fanatik dengan kelompok Nahdliyin, sehingga menjadikan warga Muhammadiyah
sangat terasing dan bahkan biasanya menjadi musuh bersama oleh masyarakat
sekitar. Tetapi dengan kondisi seperti itu, tidak membuat pengurus Muhammadiyah
di daerah jabon menyerah dan putus asa, mereka tetap ber Fastabiqul Khairat
dengan khidmat. Rangkaian Dakwah Terpadu dimulai dengan pembukaan oleh PC. IMM
Sidoarjo dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Setelah sholat isya
berjamaah kegiatan dilanjutkan dengan kajian keislaman oleh Bidang Tabligh dan
Kajian Keislaman PC. IMM Sidoarjo pada pembahasan peneguhan kembali nilai-nilai
islam hari ini, kajian tersebut disambung oleh harmonisasi ikatan yang diisi
oleh Kakanda Adhi untuk memberikan spirit berorganisasi dan menceritakan
pengalaman perjuangan selama ber IMM, karena sebagian besar peserta dari Dakwah
Terpadu ini adalah dari Mahasiswa Baru yang akan menjadi kader-kader IMM.
Selesai harmonisasi kegiatan dilanjutkan dengan Refleksi bersama yang diisi
oleh PC IMM Sidoarjo, dinihari kegiatan dilanjutkan dengan Takbiran sampai
sholat idul adha bersama. Selesai sholat Ied kegiatan dilanjutkan dengan
penyembelihan hewan qurban lembu sebanyak 4 ekor dan kambing sebanyak 8 ekor.
Dengan 120 peserta Dakwah Terpadu yang ada, penyembelihan dan pendistribusian
selesai sekitar pukul 14.00 WIB dan kegiatan ditutup langsung oleh Ketua PCM
Jabon.
Dari acara tersebut Lazismu
Sidoarjo memberikan Support berupa bantuan operasional sejumlah Rp. 2.000.000,-
“semoga kerjasama ini dapat terus terjalin dengan baik dan syukur Alhamdulullah
bentuan dari Lazismu begitu membantu dalam mensukseskan acara, semoga para
donatur diberi kelapangan rizki dan pahala berlipat” tutur IMMawan Ilyas
Junjunan ketua PC IMM Sidoarjo.


Komentar
Posting Komentar